LIVE IT!

tidbits of my life

Cita dan Ci(n)ta

Whoa.. it’a March already !

Time flies. Ngga terasa (atau kerasa banget yaa..), udah bulan Maret, saudara-saudari. Udah seperempat dari tahun 2012 hampir terlewati. Maret selalu membuat saya excited.. bukan karena ulang tahun si, tapi bulan ini menjadi waktu khusus untuk melihat kembali pencapaian dari milestone-milestone yang udah saya saya bikin sebelumnya. Mmm.. kok saya jadi geli sendiri mengetikkan kata-kata “pencapaian dari milestone-milestone yang udah saya saya bikin sebelumnya”.. Padahal kayaknya saya ngga pernah punya milestone apa-apa mengingat begitu banyak hal dalam hidup saya yang berjalan mengikuti arus.

Saya baru saja membaca sebuah buku. Harusnya pada tahu si. Judulnya, The Alchemist oleh Paulo Coelho. Bukunya tidak terlampau tebal.. tapi maknanya cukup ‘tebal’ untuk membangunkan lamunan saya. Kisahnya tentang seorang anak gembala (bukan kayak lagu Aku adalah Anak Gembala yaah..), yang bertemu dengan seorang raja, yang memberitahunya agar melakukan perjalanan panjang demi mencari harta karun yang ditakdirkan untuknya. Entah apa yang merasuki anak itu, tapi akhirnya dia pun menempuh perjalanan itu—perjalanan yang mempertemukannya dengan orang-orang asing, pengalaman-pengalaman tak terduga, dan juga gadis impiannya. Perjalanan yang dilaluinya sungguh amat kaya akan emosi dan makna-makna kehidupan.

The Alchemist

Walaupun kisah ini bersifat fiksi, tapi tetap terasa nyata melalui gaya penceritaan Coelho. Saya selalu suka membaca kisah orang-orang yang sepenuh hati mempercayai dan mengejar impiannya—bahkan walau seluruh dunia meyakinkannya untuk berhenti. Untuk memulai dan terus berjalan dalam perjalanan itu, sungguh membutuhkan keberanian dan hikmat tak terkira. Dan saya kira, saya selalu mengagumi orang-orang itu karena saya tak punya keberanian macam itu. Menyuarakan kehendak hati sendiri saja pun, saya sering gagal :((

Beberapa kutipan favorit saya dari buku ini adalah sebagai berikut.

Courage is the quality most essential to understanding the Language of the World.” – The Alchemist

“There is only one thing that makes a dream impossible to achieve: the fear of failure” – The Alchemist

“People are afraid to pursue their most important dreams, because they feel that they don’t deserve them, or that they’ll be unable to achieve them.” – The Alchemist

“Tell your heart that the fear of suffering is worse than the suffering itself. And that no heart has ever suffered when it goes in search of its dreams, because every second of the search is a second’s encounter with God and with eternity.” – The Alchemist

“All people who are happy have God within them.” – Santiago

Buku ini tidak hanya bercerita tentang mengejar impian dan cita-cita.. tapi juga tentang cinta. Uhuk uhuk.. kok geli gimana gitu yaa ngetik kata itu. Hehe. Emang cita itu ngga bisa lepas dari cinta, demikian pula sebaliknya. Si anak gembala menemukan cinta sejatinya dalam diri seorang gadis gurun bernama Fatima. Gadis-gadis gurun sudah terbiasa dengan lelaki-lelaki mereka yang harus berpisah dari mereka untuk mengejar impiannya. Begitu pula dengan Fatima. Walaupun begitu, ia tetap menantikan sang kekasih hari demi hari.

“One is loved because one is loved. No reason is needed for loving.” – Fatima

“You must understand that love never keeps a man from pursuing his destiny. If he abandons that pursuit, it’s because it wasn’t true love … the love that speaks the language of the world.” – The Alchemist

“And when two such people encounter each other, and their eyes meet, the past and the future become unimportant. There is only that moment, and the incredible certainty that everything under the sun has been written by one hand only. It is the hand that evokes love, and creates a twin soul for every person in the world. Without such love, one’s dreams would have on meaning.” – Santiago meets Fatima

“If I am really a part of your dream, you’ll come back one day.” – Fatima to Santiago

Dan kisah ini berakhir dengan bahagia. Setelah Santiago si anak gembala berhasil menemukan harta karunnya, dia pun bergegas menemui Fatima. Dan mereka berdua pun hidup bahagia hingga akhir hayat (kalimat terakhir merupakan bagian fiksi dari cerita fiksi ini). Orang yang punya keinginan dan keberanian besar untuk mewujudkan impiannya no matter what selalu menarik hati saya.. karena buat saya, orang seperti itulah yang benar-benar ‘hidup’. Life attracts life.

Saya ingiiiin punya mimpi sendiri yang layak untuk saya percayai dan perjuangkan. And i have to stop my self from picking up another’s dream into mine just because they are look good to me! Diperlukan keberanian yang besar untuk mewujudkan cita dan menemukan cinta yang sudah disiapkanNya. Thanks for The Alchemist for reminding me again to seek my own dream and true love without fear of failure anymore.. and of course go for it 🙂

 

2 comments on “Cita dan Ci(n)ta

  1. JUry
    March 6, 2012

    judul, tulisan dan kutipan yang penuh makna:D

  2. morentalisa
    March 6, 2012

    Nice post! :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 6, 2012 by in My reminder.
%d bloggers like this: