LIVE IT!

tidbits of my life

‘tadinya’ dan ‘ternyata’

Dikarenakan oleh puasanya bulan, yang kemudian diikuti orang-orang (a.k.a. bulan puasa), kantor saya melemparkan pilihan untuk tetap menyediakan makan siang sendiri (uang makan siang dibayarkan kemudian) atau menikmati makan siang yang disediakan oleh kantor. Tahun lalu, saya memilih untuk menikmati makan siang sediaan kantor. Untuk membuat tahun ini saya ingin mencoba hal baru, jadi saya mencoba untuk menyediakan makan siang sendiri. Belanja bahan makanan di tukang sayur, bangun pagi untuk memasak, mengolah bumbu dan bahan makanan sendiri.

Tadinya saya berpikir akan sulit untuk memasak sendiri, berhubung saya sudah jarang masak. Minggu malam saya sulit tidur karena takut besok ngga bisa bangun subuh dan bisa berujung pada ketiadaan makan siang. Saya juga takut nasi yang ada di rice cooker ngga mateng atau kelebihan air, mengingat saya jaraaaang masak nasi. Tapi ternyata saya bangun juga dan bisa mencicipi nasi yang lumayan; dengan mata masih setengah tertutup bisa membuat lauk untuk sarapan dan makan siang. Tadinya saya berpikir akan terlambat ke kantor. Tapi ternyata, puji Tuhan, sampai sekarang saya belum pernah terlambat lagi ke kantor.

bekal makan siang buatan sendiri =D

Minggu lalu saya menonton The Dark Night Rise. It was a good movie indeed. Cerita dan penokohannya cukup bagus, ditambah lagi nilai-nilai yang dibangun di dalamnya tidak asing buat saya—keputusasaan, pengharapan, penebusan, kematian, dan kebangkitan— mengingatkan saya akan film Narnia. Ada sebuah adegan yang membuat saya terhenyak yaitu ketika Bruce berada di dalam penjara ‘Hell of the Earth’. Sulit sekali untuk dapat meloloskan diri dari penjara itu, karena terdapat sebuah celah yang jarak antar tumpuannya cukup jauh. Berkali-kali orang berusaha melompati celah itu dengan mengikatkan diri pada sebuah tali sebagai pengaman, tapi selalu saja gagal. Konon, hanya ada seorang anak kecil yang berhasil melompati celah itu dan akhirnya berhasil meloloskan diri. Bruce juga mencoba berkali-kali, tapi tidak berhasil. Hingga akhirnya dokter di penjara itu memberitahukan rahasia keberhasilan sang anak—ia melompat dengan tidak mengenakan tali pengaman. Si anak melompat untuk menyelamatkan hidupnya, tanpa harapan akan adanya kesempatan kedua, dan ia berhasil.

Seringkali pikiran kita seakan menjadi ‘tali pengaman’ untuk menjaga kondisi aman kita. Kita membentengi diri dengan segala macam kemungkinan terburuk, pemikiran orang lain, logika, dan risiko untuk menghalangi kita terjatuh ke dalam lubang kegagalan. Pada akhirnya, banyak hal yang tidak kita lakukan atau tidak kita lakukan dengan maksimal akibat jeratan tali-tali tersebut.

So, i challenge my self to do everything i want to do, without paying attention to my fear or anyone’s opinion. When you look back on your life, you’ll regret the things you didn’t do more than the ones you did. Yup, saya tidak mau lagi menyesal untuk hal-hal yang tidak saya lakukan karena takut gagal atau susah.

Hari Minggu kemarin, saya juga akhirnya memberanikan diri untuk mendaftar menjadi pengajar sekolah minggu di gereja saya.. setelah setahun saya bergereja di sana dan hanya bisa menatap anak-anak itu dari kejauhan. Ternyata, semua tidak seperti yang saya bayangkan kok. Tadinya, saya pikir orang-orangnya eksklusif dan tidak merasa butuh orang lain lagi. Ternyata.. Ah, saya tidak mau lagi ada kata tadinya dan ternyata. Terlalu banyak hal tak terduga yang bisa terjadi di antara tadinya dan ternyata. Cukup dengan kata tadinya. Mari hidup dengan yang nyata-nyata saja. Just try it.. If i failed, that’s it. I’ve got the experience, haven’t I? There is nothing to lose, i guess 😀

“Why do we fall, Bruce?
So we can learn to pick ourselves up.” — Thomas Wayne

2 comments on “‘tadinya’ dan ‘ternyata’

  1. risma
    July 31, 2012

    having some trials sis! 😀

  2. rNest
    August 3, 2012

    wah selii,, renungan loe selalu menyegarkan gw. 😀 ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 30, 2012 by in My life, My thougths and tagged , , , .
%d bloggers like this: