LIVE IT!

tidbits of my life

Tidung Island

Bulan April lalu saya dan beberapa teman kantor berkesempatan untuk mengunjungi Pulau Tidung dan sekitarnya. Saya cukup excited mengingat ini perjalanan pertama saya untuk snorkeling di air laut! Karena tumbuh di daerah sekitar danau, saya masih suka takjub dengan air laut yang rasanya asin 😀

Keberangkatan dilakukan di Sabtu pagi-pagi buta. Kami berlima dari AHM ngumpul di AHM Sunter lalu berangkat bareng ke Muara Angke. Lumayan juga si, baru nyadar juga kalo ini deket-deket Pluit sana. Sampai di Angke, kami bertemu dengan teman-teman dari tempat-tempat lain. Karena baru pertama kali ikutan grup ini, jadi saya berkenalan lagi dengan orang-orang baru. Kebanyakan sih kerjanya di bank dan ada juga yang staf accounting gitu. Omongannya juga tentang closing, accrual, deelel. Berasa udah manggil-manggil dah itu training accounting yah..

Dari Angke, kami menumpang kapal untuk ke Pulau Tidung. Jangan bayangkan kapalnya kayak yang di Titanic, di mana bisa pegangan tangan sambil bergaya jadi raja dunia.. no no no. Kapalnya lebih mirip angkot.. yang hobi ngetem: hanya bakalan berangkat kalau udah penuh. Untungnya kami tidak perlu menunggu terlalu lama hingga kapal berangkat. Kami dapet tempatnya di bawah.. jadi ngemper lah rame-rame. Asik-asik aja kok apalagi kalo rame-rame, ngga bakalan basi di jalan. Perjalanan makan waktu sekitar 2-3 jam, lalu sampailah kami ke Tidung!

welcome to Tidung Island !

Homestay yang disediakan untuk kami baguus. Di kampung-kampung kyk gini, rumah penduduknya udah pakai AC, lho. Kamar-kamarnya juga bagus dan bersih. Welcome drink diikuti dengan makan siang yang mantap.. apa karena lapar ya? Hehe. Tadinya kami berencana untuk island hopping ke pulau-pulau di sekitar Tidung. Tapi yah apa daya.. baru 20 menit jalan, perahu nelayan yang kami tumpangi mogok dong. Jadilah kami terlunta-lunta selama 3 jam di laut lepas karena perahu yang harusnya menjemput kami ternyata rusak juga. Akhirnya pertolongan pun datang dari sebuah kapal kecil yang baik hati yang mau menyeret perahu kami.

Ngga jadi island hopping, kamipun memutuskan untuk jalan-jalan di sekitar Pulau Tidung Besar dan Kecil.. melewati Jembatan Cinta yang tersohor itu pastinya. Sayangnya, kondisi jembatannya sudah cukup lapuk. Kurangnya kesadaran pengunjung dan perawatan dari penduduk sepertinya menjadi salah dua penyebab. Yaah, tapi saya tetap merasa excited. Pemandangannya masih tetap baguuus d^^b

jembatan yang udah agak lapuk

bersama ka riza dan mas ahmad

Selain berjalan dan foto-foto, kami juga tertantang untuk mencoba melompat dari jembatan. Mungkin terlihat dangkal yah.. but trust me, it’s gonna scare the hell out of you! Pas di udara rasanya kok ngga nyampe-nyampe juga yah di air.. the feel was really AWESOME. Mitosnya, yang berani nyebur dari jembatan bakal segera ketemu sama cinta sejatinya. Ceileeeh.  Saya bahkan mencoba hingga lompatan ketiga, lho 😀

loncatan pertama !

Oh, dan jangan lupa untuk mencoba banana boat di sini. Relatif murah kok, sekitar 35k saja.

banana boat murah meriah

Setelah bersih-bersih, kamipun siap-siap untuk menikmati seafood di tepi pantai. Asik si sebenarnya, apalagi kalau penerangannya cukup dan ngga ada grup perpisahan SMA yang dangdutan di samping tempat kita. Tapi tak apalah.. ikannya tetep enak kok. Saya yang jarang makan ikan aja ngga berhenti makan karena rasanya yang segar. Cuma pake sambal kecap aja udah enak 😀

bakar ikaan

Paginya, kami bangun pagi-pagi untuk menikmati sunrise di pantai. Untuk ke pantai, disediakan sepeda. Sudah lama rasanya ngga naik sepeda seasyik ini. Sesampainya di pantai, mataharinya agak tertutup awan, jadi para fotografer kami mengalihkan obyek foto: dari matahari menjadi foto-foto kami berlompatan. Yah, ngga rugi lah pokoknya :p

jump for life

Save the best for the last. Akhirnya kamipun naik perahu untuk bersnorkling. Karena ini pertama kalinya akan snorkling, saya senang sekali. Hehe. Ada 3 spot yang menjadi tempat tujuan kami.. dan saya merasa emang guide kami cukup lihai menemukan spot yang bagus. Terumbu karangnya bagus dan cukup terawat. Karena masih relatif muda, warnanya juga masih terang. Aih bagusnyaa.. Karena keasyikan, saya bahkan sempat ngga sadar sudah tergores terumbu beberapa kali. Yang sedihnya, pada saat beberapa orang dengan teganya ‘menginjak’ terumbu karang di daerah dangkal dengan sepatu katak. Jadi hancur-hancur gitu terumbunyaaa.. tega yaa 😐

nyemplung

underwater

Dan sesudah itu berakhirlah short trip ke Tidung ini. Trip ini cukup singkat, hanya 2 hari 1 malam saja kok. Jadi, untuk penduduk Jakarta yang susah nyari cuti kayak saya, trip ini cukup recommended. Untuk pemula yang ingin mencoba menikmati keindahan laut di sekitar Jakarta, Tidung bisa jadi pilihan yang tepat. Selain perjalanan yang relatif singkat, biaya yang dikeluarkan juga sebanding dengan yang kita dapatkan. Total ‘kerusakan’ untuk trip ini antara lain sebagai berikut.

Taxi burung biru ke Muara Angke (PP ber3)                  50k

Paket Tidung                                                                          300k

Dibanding ke mall dan belanja lagi belanja lagi atau makan enak nan mahal di hari Sabtu Minggu, dengan total kerusakan sekitar segitu juga, mending jalan-jalan ke Tidung deh. Explore Indonesia!

looove it!

6 comments on “Tidung Island

  1. Rey
    August 29, 2012

    wah, masih bagus ya kak pemandangannya?
    Temanku dulu bilang udah rada jorok. haha.
    Total habis berapa kak?

    makasih referensinya kak. 😀

    • Seli
      August 30, 2012

      masih lumayan kok re, apalagi buat pemula yang perginya ngga pas di peak season. kalo tempat buat snorkeling si tergantung pinter2nya si guide milih spot. kemarin aku dpt guide yg oke, jd spot snorkelingnya masih baguuus. tapi jgn dibandingin sm phuket lah yaa :p
      total habisnya 300rb itu re, udah termasuk kapal, homestay, makan, bakar ikan, guide, sewa perahu, sepeda, dan alat snorkeling. makin ramean ke sananya bisa makin murah. selain itu, kep. seribu kan banyak tuh pulaunya, bisa sekalian island-hopping jg ke pramuka, gosong, pari, deelel 😀

  2. efraimstjk
    August 29, 2012

    asik benar sel
    aku belum pernah eui ke Tidung, hehehe

    • Seli
      August 30, 2012

      iiih kalo efraim si mainannya udah ngga level sm tidung.. papua aja udah pernah yaa im? hehehe. main lah sekali2 ke tidung, back to basic 😀
      btw udah pernah ke raja ampat im? bikin penasaran yaah tempat satu itu.. tapi mahaaal kyknya yah..

      • efraimstjk
        September 3, 2012

        Papua udah pernah, tp blm ke Raja Ampat, hehehe. Kemarin ke Manado, cuma tak sempat ke Bunaken eui.
        Iya, nunggu kapan bisa ke Tidung ini. Kapan kalian ada rencana liburan lagi?

      • Seli
        September 3, 2012

        rencananya si libur yang tgl 26-28 itu, im.. kan jumatnya libur tuh. terus ada rencana jg tgl 15-18 november.. tp tempatnya si masih meraba2, pengan yg bagus tp yg ngga gt rame *banyak maunya* 😀
        ntar aku kabar2in deh.. makin rame kan makin asiiiik.. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 29, 2012 by in journey.
%d bloggers like this: