LIVE IT!

tidbits of my life

Another Visit to Semarang

If you want something you’ve never had, you’ll have to do something you’ve never done. I agree to those words for many things in life. But, sometimes doing the same thing could bring you new experiences other than what you’ve got before. Therefore, that’s why I’d love to read a book over and over again. Not only to bring back those good old memories, but also to get new perspections.

Kali ini, sepucuk undangan dari Bos Pipit membawa saya kembali ke Semarang. DI tahun 2012, saya dan beberapa rekan kuliah sempat ke Semarang sebelum kami ke Karimun Jawa. Berbekal promo Traveloka dengan membeli tiket melalui aplikasi mobile, saya membeli tiket pesawat Balikpapan-Semarang PP dengan hanya sekitar sejuta-an saja. Yang punya jalur Balikpapan-Semarang directly ini memang hanya Lion Air, daan puji Tuhan ngga ada cerita delay di petualangan kali ini.

Saya sampai lebih dulu dibanding teman-teman lain yang berangkat dari Balikpapan maupun Jakarta. Baru pertama kali datang ke Semarang lewat bandara, jadi saya agak kikuk juga pertam a kali sampai di Bandara Ahmad Yani Semarang yang cukup kecil itu. Tips standar pertama adalah jangan mengambil taksi bandara, soalnya harganya jauuh dibanding naik Blue Bird sekalipun!

Karena ‘ngerepotin’ adalah nama tengah saya, makanya rasanya tidak afdol kalau tidak merepotkan orang lain. Jadilah saya numpang nginap dulu di rumah Yohanna, di daerah Semarang Indah. Saya bahkan sempat ikut Yo main-main bersama keluarganya ke daerah Ungaran. Kami makan-makan cantik dan belanja susu lucu di Cimory (saya baru tau kalo Cimory itu ada di Semarang juga!), membeli duren Semarang di Hortimart, sampai mengunjungi peternakan ikan hias raksasa! Untung keluarga Yo baik banget, berasa main sama keluarga sendiri jadinya hehehe.

Keesokan malamnya, barulah saya ketemuan sama teman-teman lain di Hotel @Hom. Hotelnya cukup strategis karena dekat dengan Simpang Lima (surga makanan kaki lima!) dan Pandanaran (surga oleh-oleh). Malam itu kami sempat main dulu ke Lawang Sewu. Saya sudah pernah mengunjungi lawang Sewu sebelumnya, tapi memang sensasinya memang berbeda di malam hari hehe. Kami juga sempat makan malam dulu di Simpang Lima sebelum kembali ke hotel. Saya mencoba Tahu Petis Prasojo yang maknyusss itu. Petisnya emang beda sih sama petis Balikpapan..

Keesokan harinya, beberapa teman saya ikutan city tour naik Bus Semarajawi yang lagi ngehits itu, tapi saya ngendon aja di kamar. Bisa bangun siang di Sabtu pagi itu adalah sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Menjelang siang, kami bersiap-siap ke acara utama: Nikahan Bos Pipit. Tempatnya udah ke arah Ungaran, jadi harus kami tempauh pakai mobil yang sudah disewa sebelumnya. Bos Pipit cantik banget pake kebaya modifikasi yang keceh. Setelah mencoba semua food stall dan foto-foto, kamipun berganti kostum dan bersiap ke itinerary selanjutnya: Candi Gedong Songo.

Tips berkunjung ke Gedong Songo adalah kenakan pakaian dan alas kaki senyaman mungkin. Songo berarti sembilan, berarti ada 9 candi yang akan ditemui di sepanjang jalan yang menanjak. Fiuuuhh. Untung jalannya sambil ngobrol dan foto-foto, jadi cape nya agak berkurang. Tips berikutnya adalah berkunjunglah dari sore agar dapat melihat sunset di candi terakhir. Oh, dan disediakan kuda untuk yang ngga mau jalan. Ada harga, ada rupa. Cape sih cape, tapi semuanya terbayar dengan pemandangan indah Semarang dan Rawa Pening dari candi terakhir. Puasss!

Hari terakhir diisi dengan kebaktian Paskah dan pencarian oleh-oleh. Saya juga sempat keliling-keliling Semarang berbekal sebuah peta yang didapat dari beli lumpia Mataram. Asik juga ternyata, cuma panasnya itu lhoo. Sebelum balik sempet ketemu Yo dulu, dibekelin brownies cheese yang enak banget, plus dianterin makan nasi gandul dulu. Nyammm, lidah benar-benar dimanjakan di Semarang ini. Apalagi harga makanan di sini juga lebih murah dibanding Balikpapan, jadi berasa surgaaa ~

This slideshow requires JavaScript.

So happy that so many missions accomplished for this time! Yeayy ~

Big thanks to Bos Pipit dan Yohana yang udah jadi tuan rumah kali ini. Same place could offer you a lot more new experiences, though. See you when i see you, Semarang!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 19, 2015 by in journey and tagged , , , , .
%d bloggers like this: